skip to main |
skip to sidebar
 |
| deviantART logo |
deviantART adalah sebuah komunitas online menampilkan berbagai bentuk karya seni yang dibuat oleh user. Pertama kali diluncurkan pada tanggal 7 Agustus 2000 oleh Scott Jarkoff, Matthew Stephens, Angelo Sotira dan lain-lain. deviantART Inc berkantor pusat di Hollywood daerah Los Angeles, California, Amerika Serikat. Pada Oktober 2009 situs ini tercatat lebih dari 11 juta anggota, lebih dari 100 juta karya, dan menerima sekitar 100.000 karya per hari. The domain deviantart.com menarik paling sedikit 36 juta pengunjung setiap tahun dimulai 2008 menurut studi Compete.com. deviantART bertujuan untuk menyediakan tempat bagi setiap seniman untuk memamerkan dan mendiskusikan karya. Karya-pun diatur dalam struktur kategori yang komprehensif.
 |
| Angelo Sotira |
Asal
deviantART yang diluncurkan pertama kali pada 7 Agustus 2000 merupakan bagian dari jaringan yang lebih besar yang berhubungan dengan website musik yang disebut Dmusic Network. Situs ini berkembang terutama karena penawaran yang unik dan kontribusi dari anggota inti dan satu tim relawan setelah peluncuran, namun secara resmi didirikan pada tahun 2001 sekitar 8 bulan setelah peluncuran.
deviantART sendiri terinspirasi dari proyek seperti Winamp facelift, customize.org, deskmod.com, screenphuck.com, dan skinz.org. Sotiramempercayakan semua aspek publik proyek pada Scott Jarkoff sebagai seorang engineer dan visioner untuk meluncurkan program awal. Kebanyakan individu yang terlibat dengan pengembangan awal dan promosi deviantART masih berada pada posisi-nya, dari administrator sampai relawan melayani sebagai Gallery Directors dan Message Network Administrator. Angelo Sotira saat ini menjabat sebagai CEO dari deviantART, Inc.
Pertumbuhan
Pada tanggal 14 November 2006, deviantART memberikan user nya pilihan untuk meng-upload karya mereka di bawah lisensi Creative Commons.
Pada tanggal 30 September 2007, kategori film telah ditambahkan ke deviantART, yang memungkinkan para artist untuk meng-upload video. Seniman dan pengunjung lainnya dapat menambahkan penjelasan untuk bagian-bagian film, memberi komentar atau kritik ke artist tentang film tersebut.
Bagi para desainer grafis, kreativitas adalah hal yang keramat. Jadi desainer grafis harus kreatif, kalau tidak kreatif tentu tidak bisa menyandang profesi sebagai desainer grafis.
Hal itulah yang sekarang menjadi dogma dalam bidang desainer grafis. Menurut saya hal tersebut tidak terlalu benar. Jadi desainer grafis harus kreatif? Belum tentu! Cukup bisa CorelDraw atau PhotoShop, mungkin ditambah dengan PageMaker, FreeHand, Illustrator, atau software desain grafis lain, itu sudah cukup. Nggak percaya? Apa yang diajarkan oleh lembaga kursus dalam bidang desainer grafis? Pasti software untuk desain grafis seperti PhotoShop, CorelDraw, FreeHand, dan lain-lain. Kreativitas? Mana ada lembaga kursus yang mengajarkan hal tersebut?
Sebetulnya apa sih yang dikerjakan oleh desainer grafis? Sampai saat ini, kebanyakan adalah alat-alat untuk periklanan, seperti brosur, poster, iklan di media cetak, dan yang paling prestisius adalah iklan di televisi. Harus kita akui, sebagian besar iklan-iklan tersebut memang menarik dan enak dilihat.
Ini tentu tidak lepas dari dogma yang ada di bidang periklanan dan desain grafis, membuat iklan yang berhasil harus kreatif dan menarik. Iklan yang berhasil adalah iklan yang banyak menyedot perhatian masyarakat.
Dogma tersebut memang benar, kecuali satu hal yang dilupakan : Iklan yang berhasil tidak sama dengan produk yang berhasil. Artinya, iklan yang bagus dan menarik perhatian masyarakat belum tentu mendongkrak penjualan produk yang diiklankan.
Masih ingat iklan rokok Mustang? Ya…. sangat betul. Semua orang pasti tahu iklan rokok Mustang, tapi tidak semua orang mau merokok Mustang. Anda juga pasti tahu gang Hijau yang mewakili Sampoerna Hijau kan? Tapi apakah Sampoerna Hijau mampu meruntuhkan dominasi Gudang Garam dalam penjualan rokok kretek? Tidak. Tapi yang jelas mereka membuat Gudang Garam tergopoh-gopoh hingga membuat iklan : Merah Euy!
Apakah seseorang merokok A-Mild karena suka dengan barisan iklan How Low can You Go, Bukan Basa-Basi, Go with The Real Low? Tidak. Seratus persen orang yang saya tanyai kenapa mereka merokok merek tersebut adalah karena rasanya. Mereka tidak peduli iklannya seperti apa. Apa yang mendorong mereka untuk ganti merk? Seratus persen dari mereka menjawab adalah rasanya. Jadi, mungkin jawaban dari pertanyaan kenapa perokok mild masih suka A-mild adalah karena A-mild masih yang paling enak dibanding merk lain. Lalu kenapa Star Mild repot-repot bikin iklan? Yang paling aneh adalah Inspiro, kenapa mereka bilang this is not mild kalau mereka sebetulnya rokok mild? Mungkin salah satu cara kreatif di periklanan adalah : buatlah masyarakat bingung.
Artikel ini saya tulis karena ada kenyataan yang sangat menggelitik, yaitu kenyataan bahwa iklan yang bagus tidak selalu membawa keberhasilan produk yang diusungnya. Bahkan beberapa iklan yang tergolong sangat bagus tapi tidak mampu mencegah produk yang dibawanya dari kehancuran. Anda bisa mencari sendiri, kira-kira produk apa yang dulu iklannya sangat bagus tapi saat ini sudah mati.
Nah, kalau iklan memang ternyata terbukti tidak berhasil, kenapa industri periklanan makin marak? Kenapa periklanan masih tetap digunakan untuk memperkenalkan produk ke masyarakat? Dan pertanyaan utamanya adalah : kenapa iklan itu gagal membuat produk itu berhasil padahal iklannya diingat baik oleh masyarakat luas? Ukuran apa yang membuat iklan berhasil atau gagal? Nah, kalau iklan tidak efektif, buat apa desainer harus kreatif?
Jika Anda hanya mempunyai palu, maka jawaban dari setiap masalah adalah memalunya. Jadi jika Anda bertanya kepada biro iklan apa yang harus Anda lakukan untuk menjual produk, jawabannya pasti : bikin iklan yang bagus dan intensif! Padahal Anda pasti sudah tahu seberapa efektifnya periklanan.
Apakah iklan memang efektif? Mungkin juga, sebab ternyata iklan-iklan yang bagus banyak mendapat penghargaan. Tapi tunggu dulu, siapa yang memberi penghargaan terhadap iklan-iklan yang bagus tersebut? Wah, ternyata orang iklan sendiri.